Thursday, July 29, 2010

Aduhai Muslimah...Jangan Mudah Tertipu

Bismillah…Alhamdulillah…
Ilmu ditadah dibuat acuan agar mendatangkan manfaat bersama. Ingin diri ini menyedarkan muslimah di luar sana. Hati ini tergerak untuk mencoretkan bait-bait peringatan bersama setelah membaca salah satu majalah yang menceritakan mengenai hal ini.

Duhai muslimah...
Jangan mudah tertipu, bukan tertipu dengan lelaki ajnabi seperti yang kebiasaannya diuar-uarkan. Tapi...tolong jangan mudah tertipu dengan keindahan pelbagai warna dalam berpakaian yang hebat dipertontonkan di luar sana. Apa ertinya busana muslimah? Adakah maksudnya tudung-tudung yang berjenama artis-artis terkenal di Malaysia?






Lihatlah akhbar, tidak kurang juga majalah. Busana muslimah dan bermacam-macam fesyen di luar sana yang dikatakan sebagai sesuai untuk muslimah kerana selamat dan menutup aurat. Kebanyakannya tidak menepati syarak dan hanya melanggar apa yang dikatakan sebagai tabarruj.

Serius…
Hati saya sebagai muslimah turut tertarik dan teruja tapi sayangnya ia hanyalah busana dan tidak sesuai untuk muslimah. Kenapa? Bukan semua busana muslimah yang cantik dan menarik ini menepati hukum syarak. Kita dikaburi dengan mainan warna yang indah dan seterusnya menjerat hawa nafsu untuk membeli. Dan nawaitu memakainya juga mungkin akan berubah sama sekali.



Firman Allah:
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.”


[Al-A’raaf ayat 26]

Tudung sepatutnya dipakai untuk menutup rambut. Tetapi malangnya, tudung dipakai tidak melebihi paras dada. Ini tidak menjadi hal utama bagi muslimah sekarang, asalkan rambut dapat ditutup mengikut syarat dan yang paling penting adalah menarik. Wanita itu sendiri sudah semestinya punyai daya tarikan tetapi mereka telah ditipu dengan fesyen-fesyen yang akan membawa kepada daya tarikan yang lebih. Persoalannya, kita mahu menarik perhatian siapa? Siapakah insan-insan yang layak melihat keindahan perhiasan-perhiasan ini?



Firman Allah:
Katakanlah kepada wanita yang beriman:
"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”
[Surah an-Nur ayat 31]

Apa ertinya bagi seorang muslimah, andai dia hanya mampu menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya, tetapi faktor utama iaitu perhiasannya sendiri dengan mudah dipertontonkan. Bukankah ia tidak sempurna malahan mencacatkan penampilan? Saya tidak mengatakan saya lebih baik. Ini hanyalah sedikit kata-kata peringatan kepada saya dan untuk semua muslima yang dikasihi Allah di luar sana. Kita adalah perhiasan, tetapi pilihan untuk menjadi perhiasan terindah terletak pada diri sendiri. Sama ada ingin menjadi perhiasan yang mahal dan berharga tetapi tidak menarik perhatian dan tidak mudah dibawa mahupun disentuh ataupun perhiasan yang mudah dibawa ke mana-mana, mudah pula dipegang dan disentuh tidak kira masa serta mudah juga menjadi santapan pandangan yang tidak berhak.

Duhai muslimah…
Sekalipun insan sekeliling mengakui keburukanmu sekalipun, telah terlitup indah auratmu mengikut syarak dengan warna yang buruk. Namun andai ia lebih mendapat redha Allah, inilah pilihan untukmu yang terbaik. Namun diri hina ini juga tidak mampu untuk menghalang keinginan dan kebebasan dalam mempertontonkan perhiasan-perhiasan kalian. Ingatlah, cantiknya seorang isteri, layaknya hanya di mata suami. Cantiknya seorang puteri, layaknya hanya pada pandangan ibu bapa untuk menjaga dan memelihara dirinya sebelum dimiliki. Seorang muslimah itu tinggi martabatnya dalam Islam. Semoga penghargaan dari Allah ini akan kekal bertahan dan tidak mudah rebah menyembah bumi. Sedarlah sebelum semuanya terlambat.



Selamat beramal…







“Wahai Allah…Wahai Allah yg kami sembah, Wahai Allah…Pada-Mu satu-satunya tempat pergantungan hati kami…Engkaulah Rabb yg Maha Pemurah dan Pengasih, Maha Perkasa dan Maha Suci Engkaulah yang mampu menetapkan hati-hati kami di jalan yg Engkau redhai…Ya Allah, permudahkan bagi kami istiqamah di dalam amalan kami…dan matikan hati-hati kami dalam mencintai dunia yg melalaikan…



Amin Ya Allah.AMin ya Rabbal A’lamin.”

Bisikan Doa Pengharapan

Ku bisikkan kalimah memujiNya
Setiap masa
Setiap saat
Agar ku tidak lupa
Akan kekuasanNya
Akan kebesaranNya.

Sucikan wajah di dinihari
Bisikan pengharapan pada Ilahi
Jika sudah suratan Ilahi
Terima ketentuan dengan rela hati


Indahnya hidup di dunia ini
Pabila dikelilingi insan yang disayangi
Juga mendambakan redha ilahi
Agar hidup sentiasa diberkati

Dilema manusia akhir zaman
Saban waktu kematian memisahkan
Lantas ku bisikkan doa pengharapan
Agar ku sentiasa dalam kesedaran


Ayuh bangkitlah wahai teman
Menuju jalan pulang
Agar kita sentiasa dalam naungan
Kekal berukhwah sepanjang zaman

Tuesday, July 20, 2010

Mampukah aku?

The beauty of a woman is not in the clothes she wears, the figure that she carries,or the way she combs her hair. The beauty of a woman must be seen in her eyes,because that is the doorway to her heart, the place where love resides. The beauty of a woman is not in a facial mole, But true beauty in a woman is reflected in her soul. It is the caring that she lovingly gives, the passion that she shows and the beauty of a woman. With passing years-only grows!


Mampukah aku menjadi seperti Siti Khatijah?

Agung cintanya pada Allah dan Rasulullah
Hartanya diperjuangkan ke jalan fisabilillah
Penawar hati kekasih Allah
Susah dan senang rela bersama...

Dapatkah ku didik jiwa seperti Siti Aishah?
Isteri Rasulullah yang bijak
Pendorong kesusahan dan penderitaan
Tiada sukar untuk dilaksanakan...

Mengalir air mataku
Melihat pegorbanan puteri solehah Siti Fatimah
Akur dalam setiap perintah
Taat dengan ayahnya, yang sentiasa berjuang
Tiada memiliki harta dunia
Layaklah dia sebagai wanita penghulu syurga...

Ketika aku marah
Inginku intip serpihan sabar
Dari catatan hidup Siti Sarah....

Tabah jiwaku
Setabah umi Nabi Ismail
Mengendong bayinya yang masih merah
Mencari air penghilang dahaga
Diterik padang pasir merak
Ditinggalkan suami akur tanpa bantah
Pengharapannya hanya pada Allah
Itulah wanita Siti Hajar....

Mampukah aku menjadi wanita solehah?
Mati dalam keunggulan iman
Bersinar indah, harum tersebar
Bagai wanginya pusara Masyitah....

Saturday, July 17, 2010

Cinta Al-Huda

Maafkan aku
Maafkan aku kerana meminggirkanmu
Menyisihkanmu dari lembaran hidupku
Aku hidup sendirian
Tanpa memikirkan perasaanmu
Tanpa memikirkan betapa sedihnya dirimu
Betapa pilunya hatimu


Aku tahu kau merintih dari jauh
Mengharapkan kepulanganku ke sisi
Aku tak sedar semua itu
Aku masih dalam duniaku
Dunia yang kucipta sendiri
Walaupun tanpa basahnya lidahku
Membaca setiap bait darimu


Namun mungkin kerana
Cintamu masih kuat padaku
Kau masih memimpinku
Dari kejauhan


Aku melakukan kewajipanku
Walau ada kekurangan
Namun kucuba sebaik mungkin
Menjadi hambaNya


Setelah lama aku termenung
Berfikir dan terus berfikir
Menyoal dan terus menyoal
Akhirnya aku bertemu jua
Jawapan yang merungkai
Segala persoalan


Suaramu menggamit jiwaku
Membuat aku kehibaan
Air mataku menitis
Aku berasa cukup sempurna
Walau aku tidak memahaminya
Betapa menyesalnya aku
Kerana meninggalkanmu


Kenapa aku tak membaca bait-bait indahmu?
Kenapa aku tak menghayatimu?
Sesungguhnya kaulah jawapan pada pencarianku

Beauty

I'll say...

"I'm Beautiful.."

"You are beautiful.."

"She's beautiful too.."

"They are all beautiful.."

"We all will always look beautiful.."

Then a person might ask, "What makes you think that way?"

or the least, "Perasan. You look normal to me.."

And what do you say?...

"Isn't BEAUTY is too subjective? Hard to identify and classify. Everyone is different.."

Yeah2.. I know..

"Beauty isn't just about the look.."

"Beautiful person is the one with beautiful heart.."

"The beauty is in the eyes of the beholder.."

"She's beautiful! She's hot..."

"Put on some colours on your lips. You ain't look hot without make-ups, not beautiful"...

That's it. Enough.

Different people with different definitions..
Different people with different opinions..

Wait. If that so..

How about those who were born to be "i'm NOT beautiful" or "You are NOT beautiful" ??

"Don't worry. Do plastic surgery.."

And then waste my money?

No. I don't want that. Even if i'm to be the richest person in the world..
I'll never do that! Insha-Allah..

"But why not?"..

Because..

You'll end up being buried like other dead people do.
Then after a while your beautiful skin, look, body will no longer be the same and will no longer look the same. YOU ARE NO LONGER BEAUTIFUL!

Beautiful? Hot? Ugly? Hidious?

It doesn't matter anymore..

So what's up with all those plastic surgery and make ups?

They are not worthy. NOT AT ALL

"So what's 'beauty' for you then?"..

Owh. Simple

Natural-pure beauty.

"How's that?.."

Be thankful for who you are, despite of how you look..
Be thankful for what you have as Allah SWT has given you what's best for you!
Be thankful and stop comparing yourself with what other people have!
Feel enough with what you have-should make you the richest person on earth..
So..

STOP FOCUSING ON THE PHYSICAL (THE LOOK)
START PERFECTING YOUR HEART (MANNERS,etc).." (Sis Khadeejah Jones)
You'll result in tranquility-trust me.

Oo Muslims!

WE ARE ALL BEAUTIFUL BECAUSE WE ARE MUSLIMS..
BEAUTIFUL THE WAY ISLAM SEES US..
BEAUTIFUL THE WAY ISLAM SHAPES US..
BEAUTIFUL IN A WAY ALLAH AND HIS MESSENGER WANTED US TO BECOME..

So i'll say..

"You and i are beautiful.
NO DIFFERENCE.
Because you and i are the same;
Sharing a very common thing.
Sharing the same beauty.
Sharing ISLAM and that we are all MUSLIMS.
ISLAM IS BEAUTIFUL. So, we are all BEAUTIFUL
INsya-Allah..